Konvergensi Mendia Komunikasi dan Informasi
Pengertian
Konvergensi berasal dari bahasa Inggris yaitu convergence. Kata konvergensi merujuk pada dua hal/benda atau lebih bertemu dan bersatu dalam suatu titik (Arismunandar, 2006: 1) . Konvergensi akan mudah dibayangkan jika menggunakannya dalam ilmu fisika khususnya tentang cahaya. Cahaya matahari datang dari berbagai sudut yang kemudian dikumpulkan atau dibiaskan oleh loop (kaca pembesar) pada satu titik. Penggabungan berkas-berkas cahaya tersebut adalah peritiwa konvergensi.
Istilah konvergensi ini bisa dipadukan dengan kata-kata lainnya, misalnya dalam konteks ini adalah media. Sehingga, konvergensi media berarti penggabungan atau pengintegrasian media-media yang ada untuk digunakan dan diarahkan ke dalam satu titik tujuan. Istilah konvergensi secara umum juga merujuk pada kaitannya dengan perkembangan teknologi komunikasi dan informasi.
Maka konvergensi media dapat didefinisikan sebagai aliran informasi, yang bisa dilakukan melalui berbagai platform media. Mulai dari versi cetak, elektronik (radio dan televisi), atau internet (portal online). Hampir semua media cetak, baik koran, majalah ataupun tabloid di Indonesia sudah menerapkan "konvergensi media", dengan meluncurkan media- media online. Konvergensi bukan hanya memperkaya informasi yang disajikan, melainkan juga memberi pilihan kepada khalayak untuk memilih informasi yang sesuai dengan selera mereka. Tidak kalah seru, konvergensi media memberikan kesempatan baru yang radikal dalam penanganan, penyediaan, distribusi dan pemrosesan seluruh bentuk informasi baik yang bersifat visual, audio, data dan sebagainya (Hermawan, A).
Terjadinya Konvergensi
Jenis Jenis
Konvergensi tidak hanya terbatas pada teknologi. Ahli teori
media yang bernama Henry Jenkins berpendapat bahwa konvergensi bukanlah hasil
akhir namun sebuah proses yang mengubah bagaimana media diproduksi dan
dikonsumsi.
Menurut Jenkins, terdapat lima proses yang mengubah media
diproduksi dan dikonsumsi, yaitu :
·
Konvergensi ekonomi terjadi ketika sebuah
perusahaan mengontrol beberapa produk atau layanan dalam industri yang sama.
Misalnya, PT Media Nusantara Citra Tbk, sebuah perusahaan media di Indonesia
yang memberikan layanan dalam industri penyiaran televisi (RCTI, GTV, MNC TV,
INews TV), media cetak (Koran SINDO), jaringan radio (MNC Trijaya FM), dan
lain-lain.
·
Konvergensi sosial atau organik terjadi ketika
seseorang menonton berbagai jenis program televisi atau siaran televisi secara
daring dan pada saat yang sama melakukan komunikasi online berupa bertukar
pesan teks dengan teman sekaligus juga mendengarkan musik.
·
Konvergensi teknologi adalah menyatunya berbagai
teknologi yakni ketika satu atau lebih media yang berbeda ditransformasikan ke
dalam bentuk digital.
·
Konvergensi budaya terjadi ketika berbagai kisah
mengalir ke berbagai macam bentuk media adalah satu komponen. Misalnya, sebuah
novel yang menjadi serial televisi seperti Band of Brother.
· Konvergensi global adalah proses pengaruh budaya yang berjarak jauh secara geografis terhadap budaya lainnya. Misalnya, industri perfilman Bollywood di India yang terinspirasi dari industri perfilman Hollywood di Amerika Serikat.
Menurut Para Ahli
Henry Jenkins
Di tahun
2006, Henry Jenkins mendefinisikan konvergensi media sebagai aliran konten di
beberapa platform media, kerjasama industri dengan media dan kegiatan migrasi
media. Fenomena ini terjadi akibat kemunculan teknologi digital dan media baru.
Kedua hal
ini memungkinkan masyarakat untuk mendapatkan informasi di beberapa platform
sekaligus. Beliau juga menjelaskan bahwa konvergensi media juga berarti
kemampuan media untuk mengirimkan berbagai bentuk konten kepada
masyarakat. Contohnya, sebuah PC ataupun laptop kini sudah mampu digunakan
untuk mendapatkan informasi berita, menonton film, berkirim email, komunikasi
suara dan lainnya. Ini adalah contoh bagaimana satu media dapat digunakan untuk
berbagai macam aktivitas termasuk menjalankan berbagai macam konten informasi.
Jenkins mengatakan bahwa konvergensi media akan terlalu terjadi seiring dengan
perubahan teknologi dan gaya hidup manusia. Informasi akan mengalir lebih cepat
dan fleksibel dengan adanya konvergensi media. Dengan adanya konvergensi
teknologi, satu gadget mampu melakukan banyak hal seperti bertelepon, mengirim
email, menonton video, membaca buku dan lainnya. Konvergensi ini juga
mempengaruhi ekonomi masyarakat itu sendiri.
Flaw
Seorang ahli bernama Flow merumuskan teori tentang konvergensi
media. Menurutnya, konvergensi media terdiri dari tiga poin penting, yang
terdiri dari computing & information technology,
communication network, dan digital content. Teori
ini menerangkan bahwa konvergensi media sangat berkaitan erat dengan perubahan
industri, dimana industri menjadi lebih dinamis dan bergantung pada teknologi.
Perubahan ini dapat berupa perubahan media informasi, perubahan cara melakukan
komunikasi, perubahan media cetak dan perubahan penggunakan media digital. Pelaku
pasar akan memandang konvergensi media sebagai peluang untuk mengembangkan
produk mereka. Perusahaan di bidang hiburan sebagai contoh akan mencoba
mengintegrasikan berbagai macam konten dalam produk maupun jasanya. Sebuah
perusahaan pertelevisian, misalnya, bisa saja mengembangkan produk lain seperti
radio, portal website, video games dan lainnya. Konvergensi media dan
konvergensi teknologi mampu mengubah gaya hidup seseorang yang nantinya
mengubah cara berpikir para pelaku industri.
Manfaat
Mempelajari teori konvergensi media dapat memberikan manfaat
diantaranya adalah kita dapat mengetahui dan memahami berbagai pengertian
tentang konvergensi media, jenis-jenis konvergensi media, dan hambatan yang
terjadi.

Comments
Post a Comment